Kajian Usability Sapk Berbasis Web: Studi Kasus BKN Kanreg V Jakarta

research
  • 05 Mar
  • 2020

Kajian Usability Sapk Berbasis Web: Studi Kasus BKN Kanreg V Jakarta

Dalam  membuat  sebuah  aplikasi  harus  memperhitungkakemudahan  penggunaan (penggunaannya ). Kegunaan dari aplikasi tersebut sangat penting untuk dicatat bahwa aplikasi ini memberi  kemudahan kepada para pengguna dalam  memperoleh informasi yang diperlukan, dan untuk mengeksplorasi lebih lanjut aplikasi ini. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat penggunaannya SAPK sesuai kriteria aplikasi penggunaannya. Studi yang dilakukan dengan menggunakan  kuesioner  sebagai  alat  penelitian.  Kuesioner  yang  dibagikan  terdiri  dari  34 pertanyaan yang dikelompokkan menjadi lima variabel penggunaannya, yaitu kegunaan, mudah digunakan, mudah dipahami, kesalahan dan kepuasan. Analisis alat yang digunakan adalah regresi linear  persamaamodel  dalam  SPSS  versi  16.  Berdasarkan pengolahan data  yang  diperoleh hasilnya, bahwa lima variabel digunakan dalam daftar pertanyaan penggunaannya, kegunaan efek signifikan pada SAPK online.

Unduhan

  • 176-486-1-PB.docx

    KAJIAN USABILITY SAPK BERBASIS WEB : STUDI KASUS BKN KANREG V JAKARTA

    •   diunduh 162x | Ukuran 107 KB

 

  • Kajian Usability.pdf

    Peer Review KAJIAN USABILITY SAPK BERBASIS WEB : STUDI KASUS BKN KANREG V JAKARTA

    •   diunduh 234x | Ukuran 339,022

REFERENSI

[1] Aelani, Khoirida, Falahah. (2012). Pengukuran Usability  Sistem  Menggunakan Use Questionnaire (Studi Kasus Aplikasi Perwalian Online STMIK AMIK Bandung)”.

 

[2] Dumas, Redish,.,et al.  (1999). Apractical guide  to  UsabilitTesting,  John  Wiley  & Sons.

 

[3] Ghozali, Imam. (2008). Generalized Structured Component Analysis (GSCA) : model Persamaan Struktur Berbasis Komponen”, UNDIP, 2008

 

 

 

 

 

 

 

53


[4] International Organization for Standardization. (1998). ISO 9241-11: Guidance on Usability.

 

[5] JeffAxup. (2004). Usability Professionals Association Abou Usability,    Available: http://www.upassoc.org/usability_resources/a bout_usability/index.html , diakses pada bulan

31Agustu s 2013

 

[6] Jogiyanto, HM. (2005). Analisa & Desain Siste Informasi Pendekatan   Terstruktur Teori dan Praktek Aplikai Bisnis. Yogjakarta: Penerbit Andi

 

[7]  Jogiyanto  ,  HM.  (2007).  Model Kesuksesan Sistem Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi

 

[8] Kadir, Abdul. (2003). Pengenalan System

Informasi. Yogjakarta: Penerbit Andi

 

[9]  Kirakowski, Jurek,  What  is  SUMI  ?”,

diakses pada : http://wammi.com/whatis.html

,tanggal : 29 Agustus 2013

 

[10] Lund, Arnold, M., Measuring Usability witthe  USE  Questionnaire”, diakses pada: http://www.stcsig.org/usability/newsletter/011

0_measuring_with_use.html  ,   tanggal  :  30

Agustus 2013.

 

[11] Martono, Nanang. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rajawali Pers.

 

[12] Morris, Michael G.   and Andrew Dillon. (2008). The importance of Usability in the Establishment of Organizational Software Standards for End User Computing , International Journal of Human-Computer Studies, 45, 243-258.

 

[13] Nielsen, Jakob, ”Usability 101: Introduction to Usability”, diakses pada : http://www.useit.com/alertbox/20030825.html

, tanggal : 30 Agustus 2013.

 

[14]  Nirmala,  Dyah.  (2012).  Statistik Deskriptif daRegresi  Linier  Berganda Dengan  SPSS.  Semarang:  Semarang University Press

.

[15]  Perlman,  Questionnairfor  User Interface Satisfaction”, diakses pada : http://hcibib.org/perlman/question.cgi    , tanggal : 30 Agustus 2013.


[16] Perlman, Computer System Usability Questionnaire”, diakses pada : http://hcibib.org/perlman/question.cgi    , tanggal : 30 Agustus 2013.

&nb