Enterprise arsitektur sistem informasi sudah mencakup ke berbagai bidang, salah satunya yakni industri farmasi yang juga telah berubah secara signifikan. Perusahaan farmasi dan segaa lini bisnisnya di seluruh dunia dipaksa untuk mempertimbangkan kembali prioritas dan strategi bisnis mereka untuk menangani ketidakpastian, volatilitas, dan kompleksitas. Dimana hal tersebut akan sangat tertangani dengan keberadaan sebuah sistem terintegrasi. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi teknologi sistem informasi dengan menerapkan kerangka kerja TOGAF ADM yang akan membantu perusahaan dalam pemodelan arsitektur dimulai dari merancang arsitektur sistem, arsitektur proses bisnis, arsitektur sistem informasi penjualan obat, arsitektur teknologi, beberapa rancangan arsitektur usulan bagi peluang bisnis, dan usulan perubahan sistem berjalan. Hasilnya didapatkan bahwa pemodelan enterprise arsitektur sistem informasi penjualan guna menghasilkan blueprint arsitektur bisa dilakukan dengan enam tahapan pada kerangka TOGAF ADM.
peer review
paper ilmiah
Faddillah, U., & Selawati, A. (2019). Pemodelan Enterprise Arsitektur Sistem Informasi Pemesanan Barang Menggunakan Kerangka Kerja. Jurnal Sistem Informasi STMIK Antar Bangsa, VIII(1), 14–19. Haghighathoseini, A., Bobarshad, H., Saghafi, F., Rezaei, M. S., & Bagherzadeh, N. (2018). Hospital enterprise Architecture Framework (Study of Iranian University Hospital Organization). International Journal of Medical Informatics, 114, 88–100. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2018.03.009 Julia, K., Kurt, S., & Ulf, S. (2017). Challenges in Integrating Product-IT into Enterprise Architecture - A case study. Procedia Computer Science, 121, 525–533. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.11.070 Komala Dewi, I., Kusrini, & Al Fatta, H. (2014). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan STKIP Hamzanwadi Selong Dengan Menggunakan TOGAF ADM. Jurnal Ilmiah DASI, 15(04), 20–25. Laar, D. S., Konjaang, J. K., & Tankia, B. A. (2015). Design and Development of a Sales Management System for SMEs in Northern Ghana. International Journal of Innovative Research in Advanced Engineering, 2(5), 66–77. Mercanoglu, G., & Ozer, A. (2015). Supply Chain as a Core Component of Business Model: Innovative Supply Chain Practices in Pharma and Radiopharma Industries. Journal of Pharmaceutical Care & Health Systems, 02(02), 1–6. https://doi.org/10.4172/23760419.1000133 Olsen, D. H. (2017). Enterprise Architecture management challenges in the Norwegian health sector. Procedia Computer Science, 121, 637–645. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.11.084 Rachmaniah, M., Agung Adrianto, H., & Aziz, A. (2011). Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Dengan Metode the Open Group Architecture Framework {Toga F) (the Design and Development of Human Resources Management System Using the Open Group Architecture Framework (Togaf)). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 16(3), 164–172. Risan Wikata, E., Setiawan, N. Y., & Mursityo, Y. T. (2018). Perencanaan Sistem Penjualan Menggunakan[1] E. Risan Wikata, N. Y. Setiawan, and Y. T. Mursityo, “Perencanaan Sistem Penjualan Menggunakan Togaf Architecture Development Method (TOGAF-ADM) Studi Pada PT. Millennium Pharmacon International Tbk Cabang Malan. Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(9), 2589–2598. Retrieved from http://jptiik.ub.ac.id Romero, D., & Vernadat, F. (2016). Enterprise information systems state of the art: Past, present and future trends. Computers in Industry, 79(2015), 3–13. https://doi.org/10.1016/j.compind.2016.03.001 Syaddad, H. N. (2015). Perancangan Model Arsitektur Sistem Informasi Di Perguruan Tinggi Menggunakan Togaf Architecture Development Methode ( Studi Kasus : Universitas Suryakancana ). Media Jurnal Informatika, 7(2), 9–27. Tupper, C. D. (2011). Enterprise Architecture Frameworks and Methodologies. Data Architecture, 23–55. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-385126-0.00002-4