Peranan manajemen konstruksi adalah untuk mengelola manajemen proyek dan penerapan manajemen konstruksi dalam proyek berskala besar. Penerapan konsultan manajemen konstruksi untuk mengantisipasi terjadinya keterlambatan dan meminimalisir terjadinya kendala serta mencari solusi dari setiap kendala. Akan tetapi penggunakan jasa konsultan manajemen konstruksi tidak dapat menjamin suatu pelaksanaan proyek konstruksi dapat berjalan lancar sesuai rencana. Sering terjadi berbagai permasalahan pada setiap tahapan pelaksanaan. Sedangkan faktor-foktor penyebab diantaranya: sumber daya manusia yang kurang professional, desain yang kurang lengkap, dan faktor alam yang tidak terduga. Penelitian ini bertujuan konsultan manajemen konstruksi dapat mengidentifikasi berbagai faktor keterlibatan pada setiap tahapan pelaksanaan proyek dan dan mengkaji dari setiap pekerjaan yang dikerjakan. Pelaksanaan penelitian ini anatara lain : tinjauan pustaka, penentuan data yang diperlukan, data primer yang diambil dari objek yang di teliti berupa survey lapangan dan interview, data sekunder, dan analisa data serta kesimpulan yang diambil dari penerapan manajemen konstruksi. Penelitian ini dilakukan pada Rumah sakit di Jawa Tengah.
Jurnal Penerapan Konsultan Manajemen Ganjil 1819 SRK
Peer Review
Abrar Husein, 2009, Manajemen Proyek, Revisi
Edisi, Penerbit : Andi Offset.
Istiawan Dipohusodo, 1996 , Manajemen Proyek
dan Konstruksi, Jilid 2, Penerbit Kanisius
(Anggota IKAPI). Yogyakarta
Iman Soeharto, 1999, Manajemen Proyek Jilid 1.
Penerbit Erlangga, Jakarta.
Irika Wiadiasanti. 2013, Manajemen Konstruksi,
Penerbit : Rosda,.Bandung.
Hafnidar A. Rani, Manajemen Konstruksi.
Kategori Buku Ajar, Penerbit 2017.
Ismiyati, Ferry Hermawan, 2009, Statistik dan
Probabilitas untuk Teknik Sipil, Edisi 2009