RELASI KEKUASAAN ANTARA TIM MANAJERIAL DAN REDAKSI LIPUTAN (Studi Kasus: Program Liputan 6 Pagi di SCTV)

research
  • 20 Feb
  • 2020

RELASI KEKUASAAN ANTARA TIM MANAJERIAL DAN REDAKSI LIPUTAN (Studi Kasus: Program Liputan 6 Pagi di SCTV)

Relasi kekuasaan menguak hal tersembunyi yang terjadi dalam proses kerja antar agen dalam suatu praktek sosial yang berkaitan dengan praktek ekonomi politik media. Persaingan media menuntut agen (pekerja) bersaing dengan berinovasi dan lebih kreatif melahirkan program acara yang mampu menarik penonton banyak. Redaksi menjadi tertekan dalam menghasilkan konten program. Setiap agen dalam media televisi melakukan praktek-praktek sosial melalui hubungan antara relasi yang secara langsung mau pun tidak langsung, atau sederajat atau tidak sederajat, hal ini menandakan adanya kekuasaan. Penelitian dilakukan dalam ranah paradigma kritis, dengan metode studi kasus Robert K Yin, dimana tipe penelitian berupa studi eksplanatoris mengenai relasi kekuasaan antara tim manajerial dan redaksi Liputan 6 Pagi yang dikaji menggunakan teori Diskursus kuasa dan pengetahuan Foucault. Hasil penelitian didapat bahwa terdapat unsur kombinasi relasi kekuasaan dominasi dan kekuasaan govermentality tidak setara.

Kata Kunci: Relasi Kekuasaan, Foucault, Tim Manajerial, Redaksi, Liputan 6 Pagi, SCTV.

Unduhan

 

REFERENSI

Annual Report PT. EMTEK tahun 2015

Annual Report PT EMTEK tahun 2017

Ardianto, Elvinaro, Lukiati Komala, Siti Karlinah, (2007). Komunikasi Massa, Suatu Pengantar. Edisi Revisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Badjuri, Adi, (2010), Jurnalistik Televisi, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Boyd, Barret. (1999). The Analysis of Media Occupations and Profesionals. in Boyd Barret, Oliver, and Chris Newbold, Eds. Approaches to Media: A Reader. New York.

Bungin, Burhan. (2009). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana.

Curran, James. Michael, Gurevitch. 1991. Mass Media and Society. London: Edward Arnold.

Djunaidi, Ghony & Fauzan Almanshur. (2012). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Fachruddin, Andi. (2012). Dasar-dasar Produksi Televisi: Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter, dan Teknik Editing. Edisi Pertama. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Garna, Judistirra K. (1999). Metode Pendekatan Kualitatif. Bandung: Primco Akademika.

Garnham, N. (1986). Contribution to a Political Economy of Mass  Communication. Media, Culture and Society. London: Vintage.

Gideon, Arthur (2016), Survei KPI: Berita Liputan 6 Pagi SCTV Paling Disukai Pemirsa dalam https://www.liputan6.com/news/read/2672977/survei-kpi-berita-liputan-6-pagi-sctv-paling-disukai-pemirsa. 

Golding, Peter & Graham Murdock. (2000). Culture, Communications and Political Economy’, in James Curran and Michael Gurevitch (eds), Mass Media and Society. London: Edward Arnold.

Guba, Egon G & Yvonna S. Lincoln. 1994. Competing Paradigms in Qualitative Research. Thousand Oaks, CA: Sage.

Hasbiansyah, O. 2004. Konstelasi Paradigma Objektif dan Subjektif dalam Penelitian Komunikasi dan Sosial. Jurnal MediaTor, vol. 5 no. 2.

Idrus, Muhammad. (2007). Metode Penelitian Ilmu-ilmu Sosial (Pendekatan Kualitatif dan Kuantatif. Yogyakarta: UII Press Yogyakarta.

Kriyantono, Rachmat. (2012). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Lewis, Jeff. (2008). Cultural Studies: The Basics. London: Sage.

McQuail, Denis (1996). Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Moleong, J. Lexy. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Morissan, (2008), Jurnalistik Televisi Mutakhir, Jakarta: Kencana.

Mosco, Vincent. (2009). The Policial Economy of Communication. London: Sage Publication.

Mudhoffir, Abdil Mughis. 2013. Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Jurnal Sosiologi MASYARAKAT Vol. 18 No. 1, Januari 2013, Hal: 75-100.

Mulyana, Deddy. 2001. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Neuman, W. L. (1997). Social Research Methods: Qualitative and Quantative Approaches. 3rd edition. Boston: Pearson Education Inc.

Purnaya, I Gusti Ketut. 2015. Relasi Kuasa dalam Pengelolaan Resor Wisata Nusa Dua, Bali. Thesis. Pascasarjana Universitas Udayana Kajian Budaya.

Rema Karyanti S, (2005) Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Rusadi, Udi. (2015). Kajian Media Isu Ideologis dalam Perspektif, Teori dan Metode. Jakarta: Rajawali Press.

Sekaran, Uma. (2006). Metode Penelitian untuk Bisnis, Edisi 4, Buku 1, Jakarta: Salemba Empat.

Shoemaker, J. Pamela, Stephen D. Reese. (1996). Mediating the Message: Theories of Influences on Mass Media Content. 2nd Edition. New York: Longman, 10 Bank Street, White Plains.

Sudarman, Paryati. (2008). Menulis di Media Massa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono, (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sule, Erni Tisnawati. Kurniawan Saefullah. 2010. Pengantar Manajemen. Jakarta: Kencana.

Wimmer, Roger D & Joseph R. Dominick. (2000). Mass Media Research: An Introduction, 9th Edition. Boston: Cengage Learning.

Yin, Robert K. (2012). Studi Kasus Desain & Metode. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Zaenuddin HM. (2011). The Journalist: Bacaan Wajib Wartawan, Redaktur, Editor dan Mahasiswa Jurnalistik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

http://print.kompas.com/baca/2016/06/29/Televisi-Masih-Jadi-Primadona

Statistik Perusahaan Informasi dan Komunikasi 2015.

Undang-undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Webster International Volume 2.