Penggunaan Metode Forward Chaining Dalam Mendiagnosa Penyakit Pada Kalkun

research
  • 08 Feb
  • 2020

Penggunaan Metode Forward Chaining Dalam Mendiagnosa Penyakit Pada Kalkun

Kalkun merupakan sejenis unggas yang memiliki ukuran lebih besar yang berasal dari ordo Galliformes, genus Meleagris bukanlah hewan asli Indonesia. Dikarenakan kalkun mempunyai nilai jual tinggi terutama dagingnya yang berprotein tinggi dan rendah lemak serta kolesterol, maka kalkun mulai dibudidayakan di Indonesia. Banyak peternak kalkun menganggap bahwa penyakit yang menyerang kalkun sama dengan hewan unggas yang lain, hal ini yang menyebabkan tingkat pendapatan peternak menjadi berkurang/merosot. Dengan semakin majunya perkembangan teknologi, banyak aplikasi yang sudah diterapkan untuk dapat menyelesaikan suatu masalah salah  satunya dengan menggunakaan. Sistem pakar dibuat untuk dapat menyelesaikan masalah tanpa harus mendatangkan ahli/pakarnya. Dalam penelitian ini, digunakan metode forward chaining (runtut maju) dimana proses dimulai dari pencarian premis atau data masukan yang berupa gejala sehingga didapat kesimpulan penyakit pada kalkun serta memberikan solusi mengenai pencegahan dan pengobatan berdasarkan gejala-gejala yang telah teramati. Jenis penyakit yang akan didiagnosis sebanyak 10 penyakit dengan jumlah gejala penyakit sebanyak 14 gejala. 

Unduhan

 

  • 5459-15318-1-PB.pdf

    Paper Jurnal Evolusi Vol. 7 No.1 Maret 2019

    •   diunduh 303x | Ukuran 977,928

REFERENSI

Hasti. (2018). Penyakit yang Menyerang Ayam Kalkun dan Cara Mengatasinya. 

Retrieved from https://hobiternak.com/penyakit-ayam-kalkun-cara-mengatasinya/ 


Ima Apriliya, I. W. (2017). Sistem Diagnosis Penyakit pada Kambing Menggunakan 

Metode Forward Chaining. Jurnal Ilmiah Teknologi InformasiAsia, 11(2), 113–122. 


Indra. (2019). 17 Cara Ternak Ayam Kalkun Mudah Menguntungkan. Retrieved from 

https://arenahewan.com/cara-ternak-ayam-kalkun 


Lestari, F. W. (2017). Sistem Pakar Penentuan Jenis Penyakit Ayam dengan Metode 

Forward Chaining Berbasis Android. Journal of Information and Technology, 

05 nomor 0(June), 93–103. 


Oktviana, E. dkk. (2016). JIIA, VOLUME 4 No. 3 AGUSTUS 2016. JIIA, 4(3), 262–268. 

Ramanda, K. (2015). Penerapan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pada 

kehamilan. Pilar Nusa Mandiri, XI(2), 179–185. 


Rohajawati, S., & Supriyati, R. (n.d.). SISTEM PAKAR : DIAGNOSIS PENYAKIT UNGGAS DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Penyakit Ayam, 41–46. 


Tinaliah. (2015). Aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit hewan ternak sapi 

dengan. Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA, 5(1), 13–24.