Sasaram kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para UKM di Hacord Gallery. Ada lebih dari lima puluh UKM di Hacord Gallery. Beberapa produk, seperti fashion, kerajinan, suvenir, craft, frozen food, makanan, minuman, dan jamu herbal. Beragam permasalahannya, di antaranya masih rendahnya pendidikan mitra, kegiatan pemasaran dengan menggunakan pencatatan, baik transaksi penjualan maupun pembelian ke dalam sebuah buku, promosi menggunakan brosur, dan pengelolaan keuangan menggunakan kalkulator. Tujuan kegiatan ini memengaruhi tingkat investasi UKM dan secara perlahan mengedukasi masyarakat agar mencintai produk lokal Depok dengan cara membeli atau menjual sehingga UKM kota Depok dapat naik kelas. Metode yang digunakan adalah learning by doing, dimulai dari melakukan survei ke lokasi sampai pada tahap monitoring dan evaluasi. Bentuk kegiatan berupa pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan para UKM. Solusi yang diberikan adalah membangun emarketplace hacordgallery.com untuk pemasaran produknya. Untuk membuat laporan keuangan, digunakan aplikasi Zahir Simply berbasis android yang sangat mudah dalam penggunaannya. Dengan dibangun hacordgallery.com produk-produk yang ada akan lebih luas jangkauan pasarnya. Aplikasi Zahir Simply membantu dalam manajemen laporan keuangan. Pemanfaatan e-marketplace dan aplikasi Zahir Simply dapat meningkatkan knowledge management para UKM. Untuk menjamin keberhasilan program ini, dilakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahapan perkembangan program.
Pemanfaatan Sistem Informasi Untuk Naik Kelas Pada Ukm Hacord Gallery Kota Depok
Pemanfaatan Sistem Informasi Untuk Naik Kelas Pada Ukm Hacord Gallery Kota Depok
Amiruddin, A. (2018). Pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) binaan dinas perdagangan Kota Surabaya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Hermawati, Adya, Isma, Y. E., & N. M. (2017). Strategi bersaing: Batik malangan konvensional melalui diversifikasi produk batik kombinasi pada UKM Kelurahan Merjosari Malang. Jurnal Ilmiah dan Bisnis STIE Asia (JIBEKA), 11-–23. https://doi.org/10.29244/jmo.v5i2.12156 Lumbanraja, P., Lubis A, N., & Salim, A. (2017). Kerajinan menjahit dan bordir di Kecamatan Abstrak. Abdimas Talenta, 2(4), 41-–47. Marlinda, L., Supendar, H., Radiyah, U., Handayanna, F., Doing, L. B., & Dan, K. T. (2019). Implementasi microsoft word untuk mengolah laporan kegiatan karang taruna dan PKK Cipinang. Jurnal Abdimas UBJ, 61–69. Sakti, N. W. (2014). Buku pintar pajak e-commerce. Jakarta: Visimedia. Sudarwati, Y., & Eka Satya, V. (2013). Strategi pengembangan merek usaha mikro, kecil, dan menengah. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 4(1), 89–101. Wahyuningrum, P., Sukmawati, A., & Kartika, L. (2016). Peningkatan kinerja usaha kecil dan menengah (UKM) kluster kerajinan di Kota Depok menggunakan the house model. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 5(2), 154.