Rumah yang sehat, nyaman dan aman Kota Depok dapat menjadi alternatif lain dalam pemilihan tempat tinggal. Untuk membantu mencari rumah tinggal diperlukan sistem pendukung keputusan. Sistem Penunjang Keputusan berfungsi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan pada proses pemilihan rumah tinggal. Dalam penelitian ini penulis mengambil data perumahan sebanyak lima yaitu Grand Depok City, Telaga Kahuripan, Maharaja, Pesona Kayangan, Sawangan Permai dengan kriteria yakni harga, fasilitas, lokasi, KPR, Type Rumah, Pembayaran Awal dan fasilitas. Penulis membandingkan metode TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity of Ideal Solution) dan SAW (Simple Additive Weighting) sebab konsepnya sederhana dan tidak sulit untuk dipahami dan mempunyai kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu mendapatkan kediaman yang nyaman, aman, strategis, terjangkau dan sesuai harapan, sebab evaluasi dalam rangking didasarkan pada nila kriteria dan bobot yang telah ditentukan terlebih dahulu.
Perbandingan Metode TOPSIS dan SAW Untuk Pemilihan Rumah Tinggal
Perbandingan Metode TOPSIS dan SAW Untuk Pemilihan Rumah Tinggal
[1] Kementerian Kesehatan RI, Profil Kesehatan Indonesia 2009. 2010. [2] R. Ardhi and I. P. Endahuluan, “Komparasi Metode SAW dan TOPSIS untuk,” vol. 8, no. 1, pp. 8–11, 2016. [3] F. Anggraini and Jasmir, “Analisis dan Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemilihan Perumahan dengan Metode Topsis (Studi Kasus : PT. Nasaliyasah),” Manaj. Sist. Inf., vol. 1, no. 2, 2016. [4] A. A. Chamid, “Penerapan Metode Topsis Untuk Menentukan Prioritas Kondisi Rumah,” Simetris, vol. 7, no. 2, pp. 537–544, 2016. [5] M. R. Syahputra, “Aplikasi fuzzy-topsis dalam melakukan seleksi pemilihan perumahan,” J. Mantik Penusa, vol. 15, no. 1, 2014. [6] Sunarti, “Analisa Penilaian Kualitas Kinerja Karyawan Dengan Metode Simple Additive Weighting ( Studi Kasus : Apartemen Plaza Senayan Jakarta ),” Joins, vol. 2, no. 1, pp. 100–111, 2017. [7] R. & E. Gregorius, “Analisis penggabungan metode SAW dan metode topsis untuk mendukung keputusan seleksi penerimaan dosen,” semnasIF2013, vol. 2013, no. semnasIF, pp. 1–7, 2013. [8] D. Nofriansyah, Konsep Data Mining Vs Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Deepublish, 2015. [9] M. N. Febriyati, M. K. Sophan, and R. Yunitarini, “Perbandingan SAW dan TOPSIS Untuk Open Recruitment Warga Laboratorium Teknik Informatika Di Universitas Trunojoyo Madura,” J. Simantec, vol. 5, no. 3, pp. 133–142, 2016. [10] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif. 2012