Penilaian kredit telah menjadi salah satu cara utama bagi sebuah lembaga
keuangan untuk menilai resiko kredit, meningkatkan arus kas,
mengurangi kemungkinan resiko dan membuat keputusan manajerial. Salah
satu permasalahan yang dihadapai pada penilaian kredit yaitu adanya
ketidakseimbangan distribusi dataset. Metode untuk mengatasi
ketidakseimbangan kelas yaitu dengan metode resampling, seperti
menggunakan Oversampling, undersampling dan hibrida yaitu dengan
menggabungkan kedua pendekatan sampling. Metode yang diusulkan pada
penelitian ini adalah penerapan metode Random Over-Under Sampling Random
Forest untuk meningkatkan kinerja akurasi klasifikasi penilaian kredit
pada dataset German Credit. Hasil pengujian menunjukan bahwa
klasifikasi tanpa melalui proses resampling menghasilkan kinerja akurasi
rata-rata 70 % pada semua classifier. Metode Random Forest memiliki
nilai akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode
lainnya dengan nilai akurasi sebesar 0,76 atau 76%. Sedangkan
klasifikasi dengan penerapan metode Random Over-under sampling Random
Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi sebesar 14,1% dengan nilai
akurasi sebesar 0,901 atau 90,1 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa
penerapan resampling dengan metode Random Over-Under Sampling pada
algoritma Random Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi secara
efektif pada klasifikasi tidak seimbang untuk penilaian kredit pada
dataset German Credit.
Peer Review Jurnal informatika Ganjil 1819
Jurnal Syukron Ganjil 1819 Jurnal Informatika