Analisa Rasio Non Performing Loan (NPL) untuk Mengukur Kualitas Kredit pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk.

research
  • 22 Nov
  • 2018

Analisa Rasio Non Performing Loan (NPL) untuk Mengukur Kualitas Kredit pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk.

PT. Bank Tabungan Negara adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan yaitu dalam bentuk perbankan. Produksinya tidak menciptakan barang tetapi menjual produk dana, kredit dan jasa layanan lainnya kepada nasabah. Pemberian kredit oleh bank mengandung resiko kegagalan atau kemacetan dalam pelunasannya, sehingga dapat berpengaruh terhadap kesehatan bank. Mengingat bahwa modal bank bersumber dari dana masyarakat yang disimpan pada bank, maka resiko yang dihadapi bank berpengaruh pula pada keamanan dana masyarakat tersebut. Metode pengumpulan data dalam penyusunan Tugas Akhir adalah metode observasi dan studi dokumentasi  dengan analisanya berupa analisi kualitatif yaitu metode analisis data tanpa menggunakan analisi statistik. Data diperoleh dari annual report PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. pada tahun 2012-2014. Dari hasil analisi diperoleh kesimpulan tingkat kredit bermasalah pada tahun 2012 sebesar 4,20%, pada tahun 2013 naik sebesar 0.02% menjadi 4,22% dikarenakan naiknya jumlah kredit yang bermasalah, dan di tahun 2014 turun sebesar 0,31% menjadi 3,91% yang disebabkan karena debitur telah melunasi kewajibannya. Maka tingkat Non Performing Loan (NPL)  pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. dapat dikategorikan sehat karena rasio Non Performing Loan (NPL) tertinggi adalah 4,22% dan masih dibawah standar Bank Indonesia yaitu ≤ 5%. 

 


Unduhan

 

REFERENSI