Kualitas Aktiva Produktif Untuk Menilai Tingkat Kesehatan Bank Pada PT. Bank Mitraniaga Tbk.

research
  • 21 Nov
  • 2018

Kualitas Aktiva Produktif Untuk Menilai Tingkat Kesehatan Bank Pada PT. Bank Mitraniaga Tbk.

Bank adalah lembaga keuangan yang berperan penting dalam perekonomian nasional. Bank memiliki peran utama menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dalam peredaran uang. Perkembangan perbankan di Indonesia semakin maju,aman tidaknya suatu bank maka penting untuk mengetahui Tingkat Kesehatan Bank tersebut. Bank dinyatakan sehat apabila mampu melakukan kegiatan-kegiatan perbankan secara baik meliputi kemampuan untuk menghimpun dana dan menyalurkan kembali kemasyarakat dan mengelola dana tersebut. PT. Bank Mitraniaga Tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa layanan yaitu perbankan. Produksinya tidak menciptakan barang tetapi menjual produk dana, produk kredit, dan produk perbankan lainnya. Metode pengumpulan data dalam Tugas Akhir ini adalah metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai Tingkat Kesehatan Bank Mitraniaga Tbk dengan menggunakan Laporan Keuangan berupa jumlah kredit yang diberikan untuk periode 2012 sampai dengan 2014. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan rasio Kualitas Aktiva Produktif dan rasio Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif. Berdasarkan hasil penelitian, perhitungan rasio KAP tahun 2012 sebesar 0,5238%, tahun 2013 sebesar  0,5982% dan tahun 2014 sebesar 0,7699% memiliki predikat sehat karena tidak melebihi batas standar yang diberikan oleh Bank Indonesia yaitu 10,35%. Dan rasio PPAP tahun 2012 sebesar 80,48%, tahun  2013 sebesar 20,38% dan tahun 2014 sebesar 14,16%, cukup baik bagi perusahaan tetapi kurang maksimal untuk rasio PPAP karena standar yang diberikan Bank Indonesia sebesar 81%. Dengan adanya perhitungan Kualitas Aktiva Produktif perusahaan dapat mengetahui tingkat kesehatan bank, untuk rasio KAP sudah baik, hal ini perlu dipertahankan dan untuk rasio PPAP kurang maksimal, hal ini perlu ditingkatkan dalam pengawasan pemberian kredit.

 


Unduhan

 

REFERENSI