Pengawasan dilakukan dengan maksud mencegah terjadinya
berbagai bentuk penyimpangan yang terjadi selama kegiatan. Suatu kegiatan, jika
tidak dilakukan pengawasan yang baik maka hasilnya kurang atau tidak sesuai
dengan yang telah direncanakan. Suatu organisasi tentu memiliki perancangan
untuk merencanakan secara sistematis agar proses pengawasan berjalan sesuai
dengan yang diharapkan. Banyak kegiatan yang tidak lepas dari proses
pengawasan, seperti halnya pangan. Pangan yang aman yaitu pangan yang terhindar
dari bahan-bahan berbahaya. Tugas Akhir ini disusun untuk mengetahui bagaimana
Pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu pada Dinas Ketahanan Pangan
Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta. Penulis menjabarkan tentang pelaksanaan
pengawasan keamanan pangan terpadu, hasil pengawasan dan tindak lanjut hasil
pengawasan. Laporan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan
metode pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi, penulis
menggunakan data selama periode bulan Maret-Mei 2017. Hasil penelitian
menyimpulkan bahwa pelaksanaan pengawasan keamanan pangan terpadu sudah sesuai
dengan prosedur dengan melalui beberapa tahapan mulai dari pengambilan sampel
dengan mencakup komoditas pangan seperti pertanian, perikanan dan peternakan,
selanjutnya pengujian sampel dan terakhir penindakan. Namun sampel yang diambil
tidak memenuhi target yang sudah ditetapkan, karena masih terdapat beberapa
kendala seperti dari segi sumber daya manusia, sistem pembayaran penggantian
sampel yang diambil dan tindak lanjut hasil pengawasan
Afrianti, Leni Herliani. 2013.Teknologi Pengawetan Pangan.Bandung:Alfabeta cv
Afrianto. 2008. Pengawasan mutu bahan/produk pangan. Jakarta: Direktorat pembinaan sekolah menengah kejuruan
Anggari, Adistya. Mutiara Dinda Lestari dan Ventriana Natalia. 2013. Makalah Pengawasan Mutu Makanan. Jakarta: Politeknik Kesehatan. Diambil dari http://dokumen.tips/documents/pengawasanmutu-produk-panganmakanan.html (14 Juni 2017)
Arina. 2016. Langkah-langkah Efektif Menyusun SOP (Standar Operating Prosdure). Depok: Huta Publisher
Bidang Ketahanan Pangan. 2014. Organisasi dan Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian. Jakarta. Dinas KPKP
Bidang Ketahanan Pangan. 2016. Standar Operasional Prosedur (SOP) Tindak Lanjut Hasi Pengawasan Keamanan Pangan. Jakarta: Dinas KPKP
Budihardjo, M. 2014. Panduan Praktis Menyusun SOP. Jakarta: Raih Asa Sukses (Penebar Swadaya Grup)
Dinas KPKP. 2016. Panduan Kegiatan Pengawasan Keamanan Terpadu. Jakarta: Dinas KPKP
Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen edisi 2. Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA
Manullang, M. 2009. Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Mulyadi, Dedi, Hendrikus T. Gedeona dan Muhammad Nur Afanfi. 2016. Administrasi Publik Untuk Pelayanan Publik. Bandung: Alfabeta cv
Setyasri, Priska Devi. 2011. Prosedur Pengelolaan SOP di PT Konimex Pharmaceutical Laboratories Sukoharjo. Surakarta. universitas sebelas maret http://eprints.uns.ac.id/4468/ ( 31 Mei 2017)
Siagian. 2008. Filsafat Administrasi. Jakarta: PT Bumi Aksara
Umam,
Khaerul. 2014. Manajemen Perkantoran: Bandung. CV Pustaka Setia