PEMBUATAN ALAT PENDETEKSI GEMPA MENGGUNAKAN 3ACCELEROMETER BERBASIS ARDUINO DEUMILANOVE

research
  • 13 Sep
  • 2018

PEMBUATAN ALAT PENDETEKSI GEMPA MENGGUNAKAN 3ACCELEROMETER BERBASIS ARDUINO DEUMILANOVE

Perkembangan teknologi pada jaman sekarang sangat pesat sehingga mendorong banyak pihak untuk mengembangkan atau bahkan menciptakan teknologi yang mempermudah pekerjaan manusia, baik perangkat lunak (software) maupun perangkat keras  (hardware) yang tentunya berguna bagi manusia.Dilansir dari data BMKG bahwa terhitung dari Januari sampai April 2017 sudah terjadi gempa bumi sebanyak 2555 kali gempa di indonesia dan sekitarnya, baik gempa yang skala kecil sampai sedang. Alat pendeteksi gempa adalah sesuatu yang diperlukan oleh penduduk yang berada di daerah rawan gempa maupun tidak, hal ini untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa. Untuk itulah penulis mencoba membuat Tugas Akhir mengenai alat pendeteksi gempa yang menggunakan sensor 3accelerometer berbasis arduino yang pada saat ini dibutuhkan oleh penduduk. Alat pendeteksi gempa ini akan bekerja secara otomatis jika terjadi gempa, dengan adanya alat pendeteksi gempa ini merupakan solusi terbaik untuk membantu menekan jumlah korban jiwa karena alat ini bisa digunakan di berbagai tempat seperti bangunan perkantoran atau perumahan.

Unduhan

 

REFERENSI

Andre. 2015. Pengertian Bahasa Pemrograman Pascal. Diambil dari:

              http://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-pascal-pengertian-bahasa-pemrograman-pascal/diaksespada 29 juli 2017.

 

Abdul Kadir. 2013. Panduan Praktis Mempelajari Aplikasi Mikrokontroler dan Pemrogramanya menggunakan Arduino.Yogyakarta :C.V.Andi Offset


Anonim.2009.Arduino Deumilanove Reference Design. Diambil dari:

http://www.sparkfun.com/tutorials-arduino-2009diaksespada 2 agustus 2010


Djuandi, Feri. 2011. Pengenalan Arduino. Jakarta :Penerbit Elexmedia


Dicson,Kho.2014. Pengertian IC (Integrated Circuit) danAplikainya. Diambil dari:

http://teknikelektronika.com/pengertian-ic-integrated-circuit-aplikasi-fungsi-ic/ di akses pada tanggal 20 Juli 2017

 

Rida Angga. 2016. Pengertian Komponen Aktif dan Pasif Beserta Jenis dan Fungsinyahttp://skemaku.com/pengertian-komponen-aktif-dan-pasif-beserta-jenis-dan-fungsinya/ diakses pada 20 Juli 2017

Setiawan, M.Arif, dkk. 2011. Rancang Bangun Sistem Otomasi Rumah Berbasis Mikrokontroler. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.


Yogi Dasatrio. 2013. Dasar – Dasar Teknik Elektronika. Yogyakarta: JAVALITERA


Alexdumyati. 2014. Pengertian USB (Universal Serial Bus), Jenis – Jenis USB dan Perbedaanya. Diambil dari:

https://alexdumyati17.wordpress.com/2014/11/12/pengertian-usb-universal-serial-bus-jenis-jenis-usb-dan-perbedaannya/ diakses pada 29 Juli 2016

 

Hariz, Riandy. 2013. Pengertiandan Perinsip Kerja Buzzer. Diambil dari:

http://r-dy-techno.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-dan-prinsip-kerja-buzzer.htmldiaksespada 29 Juli 2016


 

Yulianto. 2013. Pemrograman Borland. Diambildari:

http://www.the-xp.com/2013/02/download-ebook-pemrograman-borland.html?m=0

 

 

 

Rohmattullah. 2015. Pengertian catu daya. Diambil dari:

http://rohmattullah.student.telkomuniversity.ac.id/pengertian-dan-fungsi-catu-daya-secara-umum/

 

Febian. 2009. Elektronika dasar. Diambil dari:

            http://www.pusatgratis.com/ebook-gratis/ebook-iptek/dasar-elektronika-untuk-                       pemula.html