Akbar Fauzan Rizqy (51140055), Museum Puro Pakualaman Sebagai tempat Edukasi Dan Rekreasi Budaya Bagi Wisatawan Di Kota Yogyakarta
Pengetahuan masyarakat yang terbatas tentang museum dan sulitnya museum menginovasikan diri menjadi faktor mengapa museum sulit bersaing dengan objek wisata lain. Sampai saat ini masyarakat luas masih menganggap bahwa museum adalah tempat angker, tempat menyimpan benda kuno serta tempat yang tidak direkomendasikan untuk dikunjungi. Padahal museum merupakan tempat yang baik untuk kegiatan edukasi dan rekreasi. Salah satu museum yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan wisata museum adalah Museum Puro Pakualaman Yogyakarta. Museum Puro Pakualaman Yogyakarta sebagai penyedia informasi budaya harus tetap menjalankan fungsinya dengan mengedukasi para pengunjung dan menjadi tempat rekreasi. Dalam penulisan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Berdasarkan kepada hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka diketahui bahwa proses edukasi di Museum Puro Pakualaman Yogyakarta dilakukan oleh edukator. Edukator akan memulai kegiatan edukasi pada saat pengunjung memasuki ruangan pertama sampai dengan ruangan ketiga. Sedangkan untuk aktivitas rekreasi pengunjung meliputi foto, menikmati suasana Istana Pakualaman, menikmati beragam kuliner dan menikmati tarian khas Pakualaman.
TA_FILE_1 LEMBAR JUDUL.pdf
TA_FILE_4 LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN.pdf
TA_FILE_12 BAB IV.pdf
TA_File_11 BAB III Pembahasan.pdf
TA_FILE_10 BABII.pdf
TA_FILE_15 DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
TA_FILE_5 LEMBAR KONSULTASI TUGAS AKHIR.pdf
TA_FILE_9 BAB I.pdf
TA_FILE_2 LEMBAR KEASLIAN TUGAS AKHIR.pdf
TA_FILE_8 DAFTAR ISI.pdf
TA_FILE_6 KATA PENGANTAR.pdf
TA_FILE_3 LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf
TA_FILE_13 BAB V.pdf
TA_FILE_14 DAFTAR PUSTAKA.pdf
TA_FILE_7 ABSTRAK.pdf
TA_FILE_16 SURAT KETERANGAN PKL RISET.pdf
Demartoto, Argyo. 2008. Strategi Pengembangan Obyek Wisata Pedesaan Oleh Pelaku Wisata Di Kabupaten Boyolali. Oktober 2008. Diambil dari : http://Argyo.Staff.Uns.ac.id/files/2010/08/strategi-pengembangan-obyek-wisata-pedesaan-oleh-pelaku-wisata-di-kabupaten-boyolali.pdf. Diakses pada tanggal 20 Juli 2017
Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. 2016. Museum Di Yogyakarta. Yogyakarta : Disbud DIY
Pitana, I Gede dan I Ketut Surya Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta : CV. ANDI OFFSET
Prasojo, Lantip Diat dan Riyanto. 2011. Teknologi Informasi Pendidikan.Yogyakarta : GAVA MEDIA
Soekardi, Kresno Yulianto. 2014. Modul : Humas Dan Pemasaran. Jakarta : Pusat Pengembangan SDM Kebudayaan Badan PSDMPK-PMP Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Suraya, Muhammad Sholeh. 2016. E-Museum Sebagai Media Memperkenalkan Cagar Budaya Di Kalangan Masyarakat. Diambil dari : http://www.researchgate.net/publication/280493363_E-MUSEUM_SEBAGAI_MEDIA_MEMPERKENALKAN_CAGAR_BUDAYA_DI_KALANGAN_MASYARAKAT. Diakses pada tanggal 20 Juli 2017
Utama, I Gusti Bagus Rai dan Ni Made Eka Mahadewi. 2012. Metodelogi Penelitian Pariwisata & Perhotelan. Yogyakarta : CV. ANDI OFFSET
Wibowo, Alexandre Joseph Ibnu. 2015. Persepsi Kualitas Layanan Museum Di Indonesia : Sebuah Studi Observasi. Vol. 15 No. 1, November 2015. Diambil dari : http://id.portalgaruda.org/?ref-browse&mod=viewarticle&article399870. Diakses pada tanggal 20 Juli 2017
Wijayanto, Catur. 2015. Peranan Museum Karst Sebagai Sumber Informasi Karst. Diambil dari : http//www.jurnalkommas.com/docs/Jurnal%20Komunikasi%20FISIP%20Catur%20Wijayanto%20D1211011.pdf. Diakses pada tanggal 20 Juli 2017
Zainuddin, M., 2008. Perubahan Sosial Dalam Perspektif Sosiologi Pendidikan. Vol. 7 No. 3, Diambil dari : http://www.aifis-digilib.org/upload/1/3/4/6/13465004/09_m_zainuddin.pdf. Diakses pada tanggal 20 Juli 2017
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Museum. Diambil dari : http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2016/05/PP_NO_66_2015_2.pdf. Diakses pada tanggal 21 Juli 2017
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. Diambil dari : http://www.kemenpar.go.id/userfiles/file/4636_1364-UUTentangKepariwisataannet1.pdf. Diakses pada tanggal 21 Juli 2017
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Diambil dari : http://pendis.kemenag.go.id/file/dokumen/uuno20th2003ttgsisdiknas.pdf. diakses pada tanggal 21 Juli 2017