Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi yang terjadi dalam organisasi, serta sejauh mana pola tersebut memengaruhi koordinasi antara divisi Public Relations (PR) dan Marketing. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan utama: Manajer Operasional, Kepala Divisi PR, dan Kepala Divisi Marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan adalah pola rantai, di mana arus informasi bersifat vertikal dari atasan ke bawahan. Hal ini berimplikasi pada terjadinya ketidakseimbangan peran, miskomunikasi, dan lemahnya koordinasi antar divisi. Faktor ego sektoral serta kurangnya inisiatif komunikasi antar divisi turut memperburuk dinamika koordinasi pekerjaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan komunikasi antarpersonal dan pembentukan sistem komunikasi organisasi yang lebih terbuka dan horizontal agar koordinasi kerja dapat berjalan lebih efektif.
Jurnal Ervan Kharisma Zebua-44210399
Fitri, A., Moekahar, F., & Pratiwi, Y. R. (2023). Pola Komunikasi Public Relation
Benings Clinic Pekanbaru Dengan Brand Ambasador.
Gandariani, T. (n.d.). Pendekatan Komunikasi Internal dan Eksternal Public
Relations: Analisis Strategis dalam Komunikasi Organisasi. Jurnal Penelitian
Sosial Ilmu Komunikasi, 7(2), 91–100.
https://journal.unpak.ac.id/index.php/apik
Gandariani, T. (2023). Pendekatan Komunikasi Internal dan Eksternal Public
Relations: Analisis Strategis dalam Komunikasi Organisasi. Jurnal Penelitian
Sosial Ilmu Komunikasi, 7(2), 91–100.
https://journal.unpak.ac.id/index.php/apik