Penelitian ini membahas bagaimana budaya Korea melalui grup musik Korean Pop (K-Pop) NCT direpresentasikan sebagai strategi Public Relations global, dengan fokus pada pengaruhnya terhadap gaya bicara anggota organisasi Virtue’s Trail yang juga merupakan penggemar NCT (NCTZen). Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena Hallyu Wave yang berhasil membawa budaya Korea ke ranah internasional dan menjadikannya instrumen soft power Korea Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap tiga anggota Virtue’s Trail yang aktif sebagai NCTZen. Analisis data dilakukan dengan teori semiotika Ferdinand de Saussure, khususnya konsep penanda (signifier) dan petanda (signified). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bicara NCTZen dipengaruhi oleh simbol-simbol linguistik yang diperkenalkan NCT, seperti lirik lagu, ekspresi khas, hingga lelucon internal yang kemudian digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Simbol-simbol tersebut berfungsi sebagai penanda (signifier), sedangkan makna identitas, kedekatan emosional, dan representasi budaya Korea menjadi pertanda (signified) yang melekat pada penggemar. Selain itu, respons sosial yang diterima NCTZen menunjukkan adanya penerimaan positif dalam lingkup komunitas penggemar, serta sikap netral dari non-penggemar. Penelitian ini menegaskan bahwa NCT bukan hanya entitas hiburan, tetapi juga medium strategis Public Relations global Korea Selatan dalam memperluas pengaruh budaya melalui praktik komunikasi penggemarnya.
44210389_Yayang Rengganis Arlicahya_Budaya Korea sebagai Strategi Public Relations Global: Representasi pada Gaya Bicara Anggota Organisasi Virtue's Trail
Aniuranti, A. (2020). THE FUNCTIONS OF ENGLISH TERMS IN KOREAN POPULAR MUSIC (K-POP): A REGISTER ANALYSIS. www.soompi.com
Eltahir, M. E., & Bilhaj, A. (2025). Concept of Semiotics by Ferdinand De Saussure and Charles Sanders Pierce. International Journal of Modern Science and Research Technology. https://doi.org/10.5281/zenodo.15200705
Glodev, V., Wijaya, G., & Ida, R. (2023). The Korean Wave as the Globalization of South Korean Culture. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 22(1), 108–120. https://doi.org/10.32509/wacana.v22i1.2671
Hamzah, A. A. (2020). Analisis Makna Intergrasi-Interkoneksi.
Irma Kadang, K., Burhamzah, M., & Sahril Nurfadhilah, A. (2024). SPEECH STYLES USED BY ACTORS AND ACTRESSES IN THE SENSE AND SENSIBILITY FILM. Journal of English Literature and Linguistic Studies, 2(3), 2024.
Kim, G. (2018). K-pop female idols as cultural genre of patriarchal neoliberalism: A gendered nature of developmentalism and the structure of feeling/experience in contemporary Korea. Dalam Telos (Vol. 2018, Nomor 184, hlm. 185–207). Telos Press Publishing. https://doi.org/10.3817/0918184185
Kim, N. J. (2025). Exporting Culture, Building a Nation: South Korea’s Use of Pop Culture as a Soft Power Tool. https://scholarship.claremont.edu/cmc_theses/4003
Kpopping. (2025). NCT members kpop profile (2025 updated). https://kpopping.com/profiles/group/NCT
Kristiani, Y. (2024). MOTIF KETERGANTUNGAN GENERASI Z DI KALANGAN KOMUNITAS NCTZEN SEMARANG PADA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK.
Mo Koo, J., Mo Koo, H., & Koo B, J. M. (2022). The Columbia Journal of Asia K-POP FROM LOCAL TO GLOBAL: A STUDY ON CULTURAL NATIONALISM IN KOREAN POP CULTURE. https://www.vulture.com/2018/08/bts-black-pink-and-the-continued-
Novienthia, D. (2022). The Effect Of The Korean Wave On Nation Brand South Korea (Study On USU Physics Students) (Vol. 12, Nomor 2). www.ejournal.isha.or.id/index.php/Inspirat
Rafdinal, W., Juniarti, C., & Ardianti, I. (2024). PERKEMBANGAN HALLYU DI INDONESIA: Melalui K-Drama dan K-Pop.
Ramadhanti, A. P. (2024). The Fourth Generation of the Korean Wave’s Contribution to Public Diplomacy.
Rasmaningsih, D. (2024). Jejak Digital Korean Wave dalam Membangun Ekspetasi dan Idealisasi: Analisis Konten Youtube Bertajuk Romantisasi Pria Korea.
Rifda, A. (2022). Yuk, Berkenalan dengan 23 Member NCT! https://www.gramedia.com/best-seller/member-nct/?srsltid=AfmBOoqhFF2GGMDcUEY7v9CoKTQM_4OxPhm05XzNxyfPmrTwY8sh0Mor
Rijal Fadli, M. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1
Sabawana, B., Dayu, A., & Syadli, M. R. (2023). Memahami Konsep Semiotika Ferdinand De Saussure dalam Komunikasi. http://ojs.uninus.ac.id/index.php/LANTERA/index
Setyawan, A. Y. (2024). PERILAKU KOMUNIKASI NCT-ZEN SEBAGAI BENTUK FANATISME PENGGEMAR K-POP.
Soraya, A. N., & Yustikasari, Y. (2024). Strategi Nation Branding Kedutaan Besar Republik Indonesia di Damaskus Melalui Kegiatan Kelas Bahasa Indonesia. J-IKA, 11(2), 49–56. https://doi.org/10.31294/kom.v11i2.22898